Back to newsline
Internasional
CHANTEK ORANG UTAN YANG BISA BERBAHASA ISYARAT MATI DI USIA 39 TAHUN
Artikel Oleh Susanti
Jumat, 11 Agustus 2017, 09:28 WIB | 136 views


Chantek seekor orang utan mati pada usia 39 tahun
Atlanta (Amerika Utara)


Seekor orang utan di Atlanta Gerogia, yang merupakan salah satu kera pertama yang belajar bahasa isyarat, dikabarkan mati di usia 39 tahun.

Chantek tinggal bersama antropolog di Tennesee selama sekitar sembilan tahun. Ia belajar membersihkan kamarnya, membuat dan menggunakan peralatan, serta menghafal rute ke sebuah restoran cepat saji.

Chantek menghabiskan tahun – tahun terakhirnya di kebun binatang Atlanta, dan sempat dirawat karena penyakit jantung yang dideritanya. Penyebab kematiannya belum diketahui dengan pasti, tetapi chantek belakangan ini dirawat secara rutin karena penyakit jantung yang berkelanjutan. Orang utan dianggap lanjut usia, setelah berumur sekitar 35 tahun.

Kebun binatang Atlanta melaporkan, pada usia 39 tahun chantek adalah salah satu orang utan jantan tertua di kebun binatang di Amerika Utara tersebut.

"Chantek akan sangat dirindukan oleh keluarganya di kebun binatang Atlanta," ungkap Hayley Murphy, wakil presiden divisi hewani kebun binatang tersebut. Murphy juga menambahkan "Ia memiliki kepribadian yang unik dan menarik serta cara-cara khusus untuk berhubungan dan berkomunikasi dengan mereka yang mengenalnya dengan baik. Ini merupakan sebuah keberuntungan bagi kami bisa bersamanya selama 20 tahun."

Film dokumenter 2014 berjudul "The Ape Who Went to College" (seekor kera yang kuliah), menunjukkan bahwa chantek telah mempelajari berbagai keterampilan disana, termasuk membersihkan kamarnya dan mengarahkan rute berkendara dari universitas Tennesee tersebut.

Kebun binatang Atlanta melaporkan bahwa chantek sering menggunakan bahasa isyarat untuk berkomunikasi dengan penjaga, tetapi ia malu untuk berkomunikasi dengan individu yang tidak ia kenal dan sering memilih bentuk komunikasi yang lebih khas dengan dirinya, seperti seruan dan gerakan tangan yang unik.


SANTI / INTV / JAKARTA


  INTV KINI TELAH MENGUDARA DI JABODETABEK, SERANG, PANDEGLANG, LEBAK, CILEGON, CIBINONG (22 UHF), MEDAN, BELAWAN, LUBUK PAKAM, TEBING TINGGI, BINJAI (55 UHF), PANGKAL PINANG (38 UHF), LAMPUNG, KALIANDA OGAN ILIR (39 UHF), KENDARI (22 UHF), MANADO (59 UHF), PALEMBANG, KAYU AGUNG (56 UHF), PALU (51 UHF), TERNATE, TIDORE, DAN SOFIFI (32 UHF). KAMI AKAN SEGERA HADIR DI BANDUNG, SEMARANG, YOGYAKARTA, SURABAYA, DAN MAKASSAR    INTV DAPAT DISAKSIKAN MELALUI LIVE STREAMING DI INTV.ID/LIVE, ANDROID DAN IOS APPS (IBOLZ, MIVO, USEE TV), CABLE TV MY REPUBLIC (CHANNEL 262), NETCITI (CHANNEL 17), MNC PLAY MEDIA (CHANNEL 137), K-VISION (CHANNEL 53) DAN INDIHOME (CHANNEL 125)    INTV JUGA DAPAT DISAKSIKAN MELALUI SATELIT PALAPA-D DENGAN RECEIVER MPEG4 PADA FREKUENSI 3986 MHZ, POLARISASI HORIZONTAL, DAN SYMBOL RATE 3636, ATAU DI SATELIT IP STAR-1 (THAICOM 4) PADA FREKUENSI 11687 MHZ, POLARISASI VERTIKAL, DENGAN SYMBOL RATE 6667    UNTUK INFORMASI PLACEMENT, BLOCKING, DAN IKLAN DI INTV, ANDA DAPAT MENGHUBUNGI MARKETING KAMI DI TELEPON 021(6348057), FAX:021(6348061), GSM/WA:08111920933, EMAIL: MARKETING@INTV.ID, UNTUK KRITIK DAN SARAN SERTA INFORMASI LAINNYA: INFO@INTV.ID