Back to newsline
Nasional
DAYA BELI DIANGGAP LEMAH, KEMENTERIAN PERLU DI EVAKUASI JOKOWI
Artikel Oleh Susanti
Jumat, 11 Agustus 2017, 11:40 WIB | 132 views


Jokowi presiden RI Indonesia
Jakarta – Indonesia.



Ekonomi nasional sekarang ini tengah diterpa fenomena pelemahan daya beli, harus ditanggapi cepat oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Setidaknya, orang nomor satu di Indonesia ini melakukan evaluasi kinerja di kementerian/lembaga khususnya sektor ekonomi.

Evaluasi kinerja harus dilakukan di Kementerian Keuangan, Kementerian Pertanian, Kementerian Perdagangan, Kementerian Perindustrian, dan Kementerian BUMN.

Pertumbuhan ekonomi saat ini stagnan, karena hanya tetap di level 5,01% di kuartal II-2017, atau sama dengan kuartal I-2017. Dengan realisasi tersebut, terdapat beberapa fakta yang perlu disikapi tegas oleh pemerintah, antara lain soal daya beli yang dianggap rendah meski data ekonomi untuk konsumsi rumah tangga sebesar 4,95% atau naik tipis dari yang sebelumnya sekitar 4,94%.

Jokowi juga harus memilih orang yang tepat sebagai pengganti menteri yang akan terkena reshuffle, setidaknya dari kalangan profesional yang memiliki pengalaman di bidang masing-masing.

Sebelum jauh mengambil keputusan reshuffle, Eric sugandi, selaku Ekonomi SKHA Institut for Global Competitiveness menilai, pemerintah masih bisa memperbaiki perencanaan anggaran, terutama yang berkaitan dengan target-target, misalnya pertumbuhan ekonomi dan penerimaan negara yang dilihat terlalu ambisius.

Eric Suganda juga menambahkan, pemerintah juga harus berani sedikit mengerem keinginannya dalam belanja infrastruktur yang terlalu ambisius, karena membuat masalah pada defisit anggaran dan diikuti oleh akselerasi hutang, meskipun rasio hutang pemerintah masih aman di bawah 30% terhadap produk domestik bruto (PDB).

SANTI / INTV / JAKARTA


  INTV KINI TELAH MENGUDARA DI JABODETABEK, SERANG, PANDEGLANG, LEBAK, CILEGON, CIBINONG (22 UHF), MEDAN, BELAWAN, LUBUK PAKAM, TEBING TINGGI, BINJAI (55 UHF), PANGKAL PINANG (38 UHF), LAMPUNG, KALIANDA OGAN ILIR (39 UHF), KENDARI (22 UHF), MANADO (59 UHF), PALEMBANG, KAYU AGUNG (56 UHF), PALU (51 UHF), TERNATE, TIDORE, DAN SOFIFI (32 UHF). KAMI AKAN SEGERA HADIR DI BANDUNG, SEMARANG, YOGYAKARTA, SURABAYA, DAN MAKASSAR    INTV DAPAT DISAKSIKAN MELALUI LIVE STREAMING DI INTV.ID/LIVE, ANDROID DAN IOS APPS (IBOLZ, MIVO, USEE TV), CABLE TV MY REPUBLIC (CHANNEL 262), NETCITI (CHANNEL 17), MNC PLAY MEDIA (CHANNEL 137), K-VISION (CHANNEL 53) DAN INDIHOME (CHANNEL 125)    INTV JUGA DAPAT DISAKSIKAN MELALUI SATELIT PALAPA-D DENGAN RECEIVER MPEG4 PADA FREKUENSI 3986 MHZ, POLARISASI HORIZONTAL, DAN SYMBOL RATE 3636, ATAU DI SATELIT IP STAR-1 (THAICOM 4) PADA FREKUENSI 11687 MHZ, POLARISASI VERTIKAL, DENGAN SYMBOL RATE 6667    UNTUK INFORMASI PLACEMENT, BLOCKING, DAN IKLAN DI INTV, ANDA DAPAT MENGHUBUNGI MARKETING KAMI DI TELEPON 021(6348057), FAX:021(6348061), GSM/WA:08111920933, EMAIL: MARKETING@INTV.ID, UNTUK KRITIK DAN SARAN SERTA INFORMASI LAINNYA: INFO@INTV.ID