Back to newsline
Nasional
KERJASAMA BAWASLU DENGAN KPK MENCEGAH POLITIK UANG DALAM PEMILU 2019
Artikel Oleh Susanti
Rabu, 11 Oktober 2017, 13:40 WIB | 23 views


Suasana di salah satu TPS di kawasan Depok, 9 Juli 2014
Jakarta - Seperti diketahui, ada beberapa kasus operasi tangkap tangan (OTT), yang dilakukan KPK selama tahun 2017, dan lima kepala daerah terjaring atas dugaan tindak pidana korupsi. Sedangkan di tahun 2016, terdapat 10 kepala daerah yang tertangkap KPK.



Data Statistik KPK, sebelumnya melaporkan adanya 78 kepala daerah, yang terdiri dari 18 orang gubernur serta 60 orang walikota atau bupati dan wakilnya, yang tertangkap KPK.



Terkait dengan berbagai kasus tersebut, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) bekerjasama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), akan mengantisipasi terjadinya politik uang dalam pelaksanaan pemilihan kepala daerah serentak tahun 2018 serta Pemilu tahun 2019. Hal ini disampaikan Ketua Badan Pengawas Pemilu, Abhan dalam jumpa pers di kantor KPK, Selasa (10/10). (seperti dilansir VOA).



Abhan menjelaskan, kerjasama dengan KPK, terutama dalam konteks pencegahan terjadinya politik uang dan transaksional dalam pemilihan kepala daerah dan Pemilu nanti. Menurutnya, lembaganya membutuhkan bantuan KPK, dalam mengawasi serta melakukan pencegahan. KPK, nantinya juga dapat membantu mengawasi berbagai kegiatan politik transaksional, politik uang bagi pemilih, serta dana kampanye. Hal ini memang harus dilakukan mengingat biaya kampanye yang cukup tinggi, dan secara umum akan bermuara pada politik uang, yang tentu saja dapat menimbulkan adanya korupsi. (SS/JT)



  INTV KINI TELAH MENGUDARA DI JABODETABEK, SERANG, PANDEGLANG, LEBAK, CILEGON, CIBINONG (22 UHF), MEDAN, BELAWAN, LUBUK PAKAM, TEBING TINGGI, BINJAI (55 UHF), PANGKAL PINANG (38 UHF), LAMPUNG, KALIANDA OGAN ILIR (39 UHF), KENDARI (22 UHF), MANADO (59 UHF), PALEMBANG, KAYU AGUNG (56 UHF), PALU (51 UHF), TERNATE, TIDORE, DAN SOFIFI (32 UHF). KAMI AKAN SEGERA HADIR DI BANDUNG, SEMARANG, YOGYAKARTA, SURABAYA, DAN MAKASSAR    INTV DAPAT DISAKSIKAN MELALUI LIVE STREAMING DI INTV.ID/LIVE, ANDROID DAN IOS APPS (IBOLZ, MIVO, USEE TV), CABLE TV MY REPUBLIC (CHANNEL 262), NETCITI (CHANNEL 17), MNC PLAY MEDIA (CHANNEL 137), K-VISION (CHANNEL 53) DAN INDIHOME (CHANNEL 125)    INTV JUGA DAPAT DISAKSIKAN MELALUI SATELIT PALAPA-D DENGAN RECEIVER MPEG4 PADA FREKUENSI 3986 MHZ, POLARISASI HORIZONTAL, DAN SYMBOL RATE 3636, ATAU DI SATELIT IP STAR-1 (THAICOM 4) PADA FREKUENSI 11687 MHZ, POLARISASI VERTIKAL, DENGAN SYMBOL RATE 6667    UNTUK INFORMASI PLACEMENT, BLOCKING, DAN IKLAN DI INTV, ANDA DAPAT MENGHUBUNGI MARKETING KAMI DI TELEPON 021(6348057), FAX:021(6348061), GSM/WA:08111920933, EMAIL: MARKETING@INTV.ID, UNTUK KRITIK DAN SARAN SERTA INFORMASI LAINNYA: INFO@INTV.ID