Back to newsline
Internasional
HARUSKAH MENDERITA KANKER MEMBUAT ORANG PATAH SEMANGAT ?
Artikel Oleh MAULIDA FANNY
Minggu, 12 November 2017, 18:52 WIB | 12 views


Rita Eisenberg (foto:youtube.com)
Maryland – Penyakit kanker yang paling umum dialami kaum hawa di dunia ini adalah kanker payudara. Bila kita mendengar kata kanker, tidak sedikit mereka yang kecewa, bahkan hilang harapan hidup. Hal ini nampaknya tidak terjadi bagi seorang perempuan asal Maryland berusia 80 tahun, Rita Eisenberg.



Tahun 1980, Rita yang kala itu berusia 49 tahun, didiagnosis menderita kanker payudara. Bagai terkena petir di siang bolong ketika ia mendengar diagnosis dokter saat itu.



Rita yang memiliki pernikahan bahagia lengkap dengan tiga anak laki-lakinya, berkata “Seperti tirai diturunkan. Apa? Saya menderita kanker payudara? Bagaimana saya bisa terkena kanker payudara? Saat itu dokter sempat mengatakan ada beberapa pilihan. Saya katakan saya tidak mau melakukan apapun. Dokter mengatakan itu bukan salah satu pilihan,” kata Rita.



Walau telah melakukan berbagai cara untuk menyembuhkan kanker payudaranya, seperti masektomi kemudian operasi rekonstruksi yang langka, dua tahun kemudian kanker tersebut ternyata kambuh lagi. Hingga akhirnya Rita melakukan rangkaian pengobatan radiasi yang memang membawa hasil menggembirakan. Ia bebas kanker selama lebih dari 30 tahun.



Terapi yang dilakukan Rita setelah itu adalah dengan berenang . “Butuh beberapa saat untuk menggerakkan lengan, saya tidak bisa mengangkat lengan. Butuh waktu,” kata Riga. “Tetapi, meskipun saya menjalani radiasi, saya tetap berenang. Hal itu seperti mengembalikan keseimbangan saya. Sebagian orang melakukan meditasi, saya berenang” tutur Rita.



Namun ada hal yang tidak diduga Rita yaitu, berkat motivasi dari anaknya, Rita kemudian mencoba untuk berlatih dengan misi ikut dalam lomba renang dalam Olimpiade Senior Amerika.



Rita mengaku “Ketika pertama kali diberi tahu mengenai ide itu, saya menolak, tidak ingin melakukannya. Saya tidak ingin bersaing, kemudian putra saya mengatakan tidak perlu bersaing, jalani, berenang dan nikmati saja. Saya kemudian setuju dan tahu-tahu saya ikut berkompetisi, saya berlatih dan memacu diri ”.



Hasilnya, ternyata Rita memperoleh dua medali emas dan perak di Maryland. Berkat prestasinya itu, Rita memiliki pedoman dalam memerangi kanker ; syukuri adanya dukungan, selalu aktif, dan jauhilah stres. (mf/jt)





  INTV KINI TELAH MENGUDARA DI JABODETABEK, SERANG, PANDEGLANG, LEBAK, CILEGON, CIBINONG (22 UHF), MEDAN, BELAWAN, LUBUK PAKAM, TEBING TINGGI, BINJAI (55 UHF), PANGKAL PINANG (38 UHF), LAMPUNG, KALIANDA OGAN ILIR (39 UHF), KENDARI (22 UHF), MANADO (59 UHF), PALEMBANG, KAYU AGUNG (56 UHF), PALU (51 UHF), TERNATE, TIDORE, DAN SOFIFI (32 UHF). KAMI AKAN SEGERA HADIR DI BANDUNG, SEMARANG, YOGYAKARTA, SURABAYA, DAN MAKASSAR    INTV DAPAT DISAKSIKAN MELALUI LIVE STREAMING DI INTV.ID/LIVE, ANDROID DAN IOS APPS (IBOLZ, MIVO, USEE TV), CABLE TV MY REPUBLIC (CHANNEL 262), NETCITI (CHANNEL 17), MNC PLAY MEDIA (CHANNEL 137), K-VISION (CHANNEL 53) DAN INDIHOME (CHANNEL 125)    INTV JUGA DAPAT DISAKSIKAN MELALUI SATELIT PALAPA-D DENGAN RECEIVER MPEG4 PADA FREKUENSI 3986 MHZ, POLARISASI HORIZONTAL, DAN SYMBOL RATE 3636, ATAU DI SATELIT IP STAR-1 (THAICOM 4) PADA FREKUENSI 11687 MHZ, POLARISASI VERTIKAL, DENGAN SYMBOL RATE 6667    UNTUK INFORMASI PLACEMENT, BLOCKING, DAN IKLAN DI INTV, ANDA DAPAT MENGHUBUNGI MARKETING KAMI DI TELEPON 021(6348057), FAX:021(6348061), GSM/WA:08111920933, EMAIL: MARKETING@INTV.ID, UNTUK KRITIK DAN SARAN SERTA INFORMASI LAINNYA: INFO@INTV.ID