Back to newsline
Nasional
WASPADA CUACA EKSTREM AKIBAT SIKLON TROPIS CEMPAKA
Artikel Oleh MAULIDA FANNY
Kamis, 30 November 2017, 06:10 WIB | 38 views


(Illustrasi) Hujan disertai angin kencang
Jakarta - Cuaca ekstrem yang terjadi akibat pengaruh siklon tropis Cempaka, telah menyebabkan bencana banjir, longsor, dan angin puyuh di sejumlah daerah di Jawa dan Bali. Dampak ini mulai terasa pada, Selasa (28/11) dini hari WIB, atau hanya beberapa jam setelah Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mendeteksi siklon tersebut, di pesisir selatan Pulau Jawa pada Senin (27/11), pukul 19.00 WIB.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho menjelaskan, BMKG telah menyampaikan peringatan dini keberadaan siklon tropis Cempaka, sekitar 32 km di sebelah selatan-tenggara Pacitan, Jawa Timur, Selasa (28/11). Berdasarkan pemantauan, kecepatan siklon menembus 65 kilometer per jam.



"Dampak dari siklon tropis Cempaka adalah cuaca ekstrem, seperti hujan deras, angin kencang, dan gelombang tinggi di Jawa dan Bali," ujar Sutopo.

Sutopo menjelaskan, bahwa cuaca ekstrem telah menyebabkan banjir, longsor, dan angin puyuh di 21 kabupaten/kota di Pulau Jawa dan Bali. Berdasarkan data sementara yang dihimpun Posko BNPB, ketiga bencana hidrometeorologi itu melanda, antara lain, Pacitan, Serang, Sukabumi, Semarang, dan Kota Yogyakarta.

"Daerah Pacitan yang paling dekat dengan siklon tropis Cempaka terjadi hujan lebat sehingga menimbulkan banjir dan longsor pada Selasa (28/11) dini hari. Sungai-sungai meluap menyebabkan ribuan rumah terendam banjir," kata Sutopo.

Banjir dan longsor, menurut Sutopo, juga menyebabkan 11 orang meninggal dunia di Pacitan. Perinciannya, sembilan orang meninggal akibat tertimbun tanah longsor dan dua orang hanyut terbawa banjir. Korban longsor berasal dari Desa Klesem, Kecamatan Kebonagung, sebanyak tujuh orang orang, dan dari Desa Sidomulyo, Kecamatan Ngadirojo sebanyak dua orang.



Sementara itu, Kepala BMKG Kelas 1 Bandung, Tony Agus Wijaya, mengingatkan kepada masyarakat untuk mewaspadai cuaca ekstrem dalam beberapa hari ke depan, misalnya wilayah-wilayah Jabar, antara lain Bogor, Depok, Bekasi, Karawang, Sukabumi Selatan, Cianjur, Bandung, Garut, dan Tasikmalaya. (mf/jt)

  KEMENRISTEK KUCURKAN RP 1,2 T BANTU BIAYA RISET PERGURUAN TINGGI    WASEKJEN HANURA: BERI KESEMPATAN OSO TINGKATKAN ELEKTABILITAS PARTAI    MENSOS: PENYALURAN BPNT 2018 BERUPA BERAS DAN TELUR    POLISI GREBEK JUDI ELEKTRONIK DI KAWASAN WISATA KUTA    CIPTAKAN TERTIB LALU LINTAS, ANIES BUKA OPERASI LINTAS JAYA 2018    INTV KINI TELAH MENGUDARA DI JABODETABEK, SERANG, PANDEGLANG, LEBAK, CILEGON, CIBINONG (22 UHF), MEDAN, BELAWAN, LUBUK PAKAM, TEBING TINGGI, BINJAI (55 UHF), PANGKAL PINANG (38 UHF), LAMPUNG, KALIANDA OGAN ILIR (39 UHF), KENDARI (22 UHF), MANADO (59 UHF), PALEMBANG, KAYU AGUNG (56 UHF), PALU (51 UHF), TERNATE, TIDORE, DAN SOFIFI (32 UHF). KAMI AKAN SEGERA HADIR DI BANDUNG, SEMARANG, YOGYAKARTA, SURABAYA, DAN MAKASSAR    INTV DAPAT DISAKSIKAN MELALUI LIVE STREAMING DI INTV.ID/LIVE, ANDROID DAN IOS APPS (IBOLZ, MIVO, USEE TV), CABLE TV MY REPUBLIC (CHANNEL 262), NETCITI (CHANNEL 17), MNC PLAY MEDIA (CHANNEL 137), K-VISION (CHANNEL 53) DAN INDIHOME (CHANNEL 125)    INTV JUGA DAPAT DISAKSIKAN MELALUI SATELIT PALAPA-D DENGAN RECEIVER MPEG4 PADA FREKUENSI 3986 MHZ, POLARISASI HORIZONTAL, DAN SYMBOL RATE 3636, ATAU DI SATELIT IP STAR-1 (THAICOM 4) PADA FREKUENSI 11687 MHZ, POLARISASI VERTIKAL, DENGAN SYMBOL RATE 6667    UNTUK INFORMASI PLACEMENT, BLOCKING, DAN IKLAN DI INTV, ANDA DAPAT MENGHUBUNGI MARKETING KAMI DI TELEPON 021(6348057), FAX:021(6348061), GSM/WA:08111920933, EMAIL: MARKETING@INTV.ID, UNTUK KRITIK DAN SARAN SERTA INFORMASI LAINNYA: INFO@INTV.ID