Back to newsline
Nasional
SEJUMLAH WISATA DI LEMBANG,SEMENTARA DI TUTUP
Artikel Oleh MAULIDA FANNY
Sabtu, 02 Desember 2017, 06:31 WIB | 35 views


(Illustrasi) wisatawan menikmati suasana Orchid Forest, Cikole,Lembang,Kabupaten Bandung Barat,Jawa Barat.
Bandung - Hujan deras disertai angin kencang yang terjadi di wilayah Lembang, Kabupaten Bandung Barat beberapa waktu lalu, di pengaruhi siklon Dahlia yang membuat banyak pohon tumbang di kawasan wisata alam. Akibatnya, sejumlah lokasi wisata yang berada di bawah pengelolaan perum Perhutani ditutup untuk sementara waktu.


Destinasi wisata yang ditutup sementara adalah PAL 16, Cikole Jayagiri Resort, Curug Pelangi, Curug Layung, LHI Jayagiri, Orchid Forest dan lainnya. Penutupan dilakukan mengingat cuaca ekstrem akan terjadi beberapa hari ke depan berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).


Polhut KRPH Cikole Perum Perhutani, Mulyana mengatakan para pengelola wisata khawatir kembali terjadi pohon tumbang akibat hujan deras yang disertai angin kencang. "Penutupan wisata dilakukan sementara hingga batas waktu yang belum ditentukan," ujar Mulyana, Jumat (1/12).



Ia menuturkan, cuaca ekstrem yang terjadi beberapa waktu lalu dikhawatirkan dapat membahayakan pengunjung. Sehingga pihaknya tidak ingin mengambil resiko terkait keselamatan pengunjung. Menurut Mulayana, jika tetap ada pengunjung menerobos masuk sejumlah anggota Polhut ditempatkan di berbagai lokasi wisata Perhutani.


"Kami menempatkan anggota SAR juga di lokasi ini (Cikole). Jika timbul kejadian, kita dibantu SAR bergerak ke lokasi," jelas Mulyana.


Menurut Mulyana, sejak ditutup Kamis (30/12) kemarin, tidak ada satu pun pengunjung yang masuk ke lokasi wisata hutan.


"Banyak calon pengunjung yang datang Jumat pagi. Kami jelaskan objek wisata ditutup karena pengaruh cuaca, akhirnya mereka mengerti, dan lokasi wisata yang dikelola Perum Perhutani banyak ditumbuhi pohon pinus yang usianya sudah cukup tua dan rawan tumbang " jelas Mulyana.


Mulyana mengatakan, kawasan wisata sudah steril dari pengunjung dan kendaraan tidak boleh ada yang berada di dalam kawasan hutan dan kunjungan wisata akan dibuka setelah ada instruksi pimpinan, atau jika kondisi cuaca sudah kembali normal. (mf/jt)


  KEMENRISTEK KUCURKAN RP 1,2 T BANTU BIAYA RISET PERGURUAN TINGGI    WASEKJEN HANURA: BERI KESEMPATAN OSO TINGKATKAN ELEKTABILITAS PARTAI    MENSOS: PENYALURAN BPNT 2018 BERUPA BERAS DAN TELUR    POLISI GREBEK JUDI ELEKTRONIK DI KAWASAN WISATA KUTA    CIPTAKAN TERTIB LALU LINTAS, ANIES BUKA OPERASI LINTAS JAYA 2018    INTV KINI TELAH MENGUDARA DI JABODETABEK, SERANG, PANDEGLANG, LEBAK, CILEGON, CIBINONG (22 UHF), MEDAN, BELAWAN, LUBUK PAKAM, TEBING TINGGI, BINJAI (55 UHF), PANGKAL PINANG (38 UHF), LAMPUNG, KALIANDA OGAN ILIR (39 UHF), KENDARI (22 UHF), MANADO (59 UHF), PALEMBANG, KAYU AGUNG (56 UHF), PALU (51 UHF), TERNATE, TIDORE, DAN SOFIFI (32 UHF). KAMI AKAN SEGERA HADIR DI BANDUNG, SEMARANG, YOGYAKARTA, SURABAYA, DAN MAKASSAR    INTV DAPAT DISAKSIKAN MELALUI LIVE STREAMING DI INTV.ID/LIVE, ANDROID DAN IOS APPS (IBOLZ, MIVO, USEE TV), CABLE TV MY REPUBLIC (CHANNEL 262), NETCITI (CHANNEL 17), MNC PLAY MEDIA (CHANNEL 137), K-VISION (CHANNEL 53) DAN INDIHOME (CHANNEL 125)    INTV JUGA DAPAT DISAKSIKAN MELALUI SATELIT PALAPA-D DENGAN RECEIVER MPEG4 PADA FREKUENSI 3986 MHZ, POLARISASI HORIZONTAL, DAN SYMBOL RATE 3636, ATAU DI SATELIT IP STAR-1 (THAICOM 4) PADA FREKUENSI 11687 MHZ, POLARISASI VERTIKAL, DENGAN SYMBOL RATE 6667    UNTUK INFORMASI PLACEMENT, BLOCKING, DAN IKLAN DI INTV, ANDA DAPAT MENGHUBUNGI MARKETING KAMI DI TELEPON 021(6348057), FAX:021(6348061), GSM/WA:08111920933, EMAIL: MARKETING@INTV.ID, UNTUK KRITIK DAN SARAN SERTA INFORMASI LAINNYA: INFO@INTV.ID