Back to newsline
Nasional
BNN DALAMI KETERLIBATAN APARAT DI PABRIK PCC SEMARANG
Artikel Oleh MAULIDA FANNY
Senin, 04 Desember 2017, 13:35 WIB | 25 views


KEPALA BADAN NARKOTIKA NASIONAL (BNN) KOMISARIS JENDERAL POLISI - BUDI WASESO
Semarang - Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama kepolisian akan mengusut oknum abdi negara yang diduga terlibat dalam operasional pabrik PCC (Paracetamol Caffein Carisoprodo) yang diungkap di Semarang dan Solo. Dari pabrik tersebut, BNN menyita 13 juta butir pil paracetamol, caffeine dan carisoprodol (PCC).

"Perlu waktu, akan kami kembangkan," kata Kepala BNN Komjen Budi Waseso (Buwas) di Semarang, Senin (4/12).

Pada pengungkapan pabrik di Semarang tersebut diperoleh catatan yang akan menjadi bukti petunjuk pengungkapan lebih lanjut. "Ada ponsel, berhubungan dengan siapa saja akan ditelusuri," ujar Buwas

Menurut Buwas, keterlibatan oknum tersebut, termasuk pemberian izin sehingga bahan baku produk ilegal ini bisa masuk. Kementerian dan lembaga juga harus ikut bertanggung jawab atas masuknya bahan-bahan baku tersebut. Ia meyakini pelaku melibatkan oknum aparat negara, termasuk dari kepemilikan senjata api. Pengusutan itu, sepenuhnya akan diserahkan kepada kepolisian.

Sebelumnya, BNN mengamankan 13 juta butir PCC siap edar pabrik yang berlokasi di Jalan Halmahera Raya, Kota Semarang, Jawa Tengah. Pabrik yang ada di Semarang itu memproduksi hingga jutaan butir per pekan.

Dalam pengungkapan itu, polisi menangkap Djoni, pemilik pabrik yang merupakan rumah kontrakan itu. Selain itu, pemilik modal yang bernama Sri Anggono asal Tasikmalaya, Jawa Barat juga ditangkap. Dengan produksi sebanyak itu, keuntungan bersih yang diperoleh mencapai Rp2,7 miliar per bulan. (mf/jt)



  KEMENRISTEK KUCURKAN RP 1,2 T BANTU BIAYA RISET PERGURUAN TINGGI    WASEKJEN HANURA: BERI KESEMPATAN OSO TINGKATKAN ELEKTABILITAS PARTAI    MENSOS: PENYALURAN BPNT 2018 BERUPA BERAS DAN TELUR    POLISI GREBEK JUDI ELEKTRONIK DI KAWASAN WISATA KUTA    CIPTAKAN TERTIB LALU LINTAS, ANIES BUKA OPERASI LINTAS JAYA 2018    INTV KINI TELAH MENGUDARA DI JABODETABEK, SERANG, PANDEGLANG, LEBAK, CILEGON, CIBINONG (22 UHF), MEDAN, BELAWAN, LUBUK PAKAM, TEBING TINGGI, BINJAI (55 UHF), PANGKAL PINANG (38 UHF), LAMPUNG, KALIANDA OGAN ILIR (39 UHF), KENDARI (22 UHF), MANADO (59 UHF), PALEMBANG, KAYU AGUNG (56 UHF), PALU (51 UHF), TERNATE, TIDORE, DAN SOFIFI (32 UHF). KAMI AKAN SEGERA HADIR DI BANDUNG, SEMARANG, YOGYAKARTA, SURABAYA, DAN MAKASSAR    INTV DAPAT DISAKSIKAN MELALUI LIVE STREAMING DI INTV.ID/LIVE, ANDROID DAN IOS APPS (IBOLZ, MIVO, USEE TV), CABLE TV MY REPUBLIC (CHANNEL 262), NETCITI (CHANNEL 17), MNC PLAY MEDIA (CHANNEL 137), K-VISION (CHANNEL 53) DAN INDIHOME (CHANNEL 125)    INTV JUGA DAPAT DISAKSIKAN MELALUI SATELIT PALAPA-D DENGAN RECEIVER MPEG4 PADA FREKUENSI 3986 MHZ, POLARISASI HORIZONTAL, DAN SYMBOL RATE 3636, ATAU DI SATELIT IP STAR-1 (THAICOM 4) PADA FREKUENSI 11687 MHZ, POLARISASI VERTIKAL, DENGAN SYMBOL RATE 6667    UNTUK INFORMASI PLACEMENT, BLOCKING, DAN IKLAN DI INTV, ANDA DAPAT MENGHUBUNGI MARKETING KAMI DI TELEPON 021(6348057), FAX:021(6348061), GSM/WA:08111920933, EMAIL: MARKETING@INTV.ID, UNTUK KRITIK DAN SARAN SERTA INFORMASI LAINNYA: INFO@INTV.ID